Wanti-Wanti Pengelolaan SDA

Mendagri Minta Dikelola SDM Lokal

 Wanti-Wanti Pengelolaan SDA Mendagri Minta Dikelola SDM Lokal

TANJUNG SELOR, NOMORSATU UTARA – Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian memberikan perhatian khusus pada Kaltara. Terutama, dalam hal pengelolaan sumber daya alam (SDA).

Ia mewanti-wanti pengelolaan SDA di Kaltara, bisa dikelola oleh sumber daya manusia (SDM) lokal. Karena menurut Tito, SDA menjadi modal penting untuk pengembangan kemajuan daerah. Agar Kaltara sebagai daerah otonom bisa mandiri secara fiskal, dan tidak tergantung pada transfer dari pemerintah pusat.

Untuk itu, ujarnya, SDM di Kaltara harus mampu mengelola kekayaan daerah secara langsung. Agar potensi SDA yang ada, benar-benar diperuntukkan bagi kepentingan rakyat.

“Yang terpenting SDM. Tanpa SDM yang sehat, terdidik, dan terlatih, semua SDA tersebut tidak memiliki nilai tambah. Bahkan, masyarakat akan menjadi penonton di tengah melimpahnya SDA itu,” kata Tito, saat memberikan testimoni secara virtual pada perayaan HUT ke-9 Kaltara, Senin (25/10).

Ia pun mengimbau, agar pemerintah daerah, baik provinsi dan kabupaten/kota di Kaltara, dapat fokus pada pembangunan SDM. Dengan memperkuat bidang pendidikan. Baik formal maupun informal. Sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan dalam pengelolaan potensi SDA.

BACA JUGA  Tingkatkan Kapasitas Calon Pemimpin

“Di tangan SDM terlatih dan inovatif, SDA akan menjadi nilai tambah luar biasa, dan dapat membuat pertumbuhan ekonomi Kaltara meningkat pesat. Ditandai dengan PAD-nya melebih transfer pusat, baik untuk daerah dan desa,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kaltara memiliki SDA yang melimpah. Selain minyak dan gas bumi, batu bara, Kaltara juga memiliki potensi emas. Selain itu, juga memiliki potensi energi terbarukan. Yakni sungai untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Menanggapi pesan Mendagri, Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang mengatakan, peningkatan SDM, menjadi prioritas dalam program kerja dirinya bersama Wakil Gubernur Yansen TP. Hal itu dibuktikannya dengan bekerja sama dengan sejumlah pihak. Untuk meningkatkan SDM di Kaltara. Terutama dengan perguruan tinggi. *

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: