Tragedi Berdarah Alun-Alun Teluk Bayur

 Tragedi Berdarah Alun-Alun Teluk Bayur

MF saat diamankan ke Mapolsek Teluk Bayur usai melakukan tindakan pidana penganiayaan menggunakan sajam di alun-alun Kelurahan Teluk Bayur, Jumat (14/1).(Ist)

TANJUNG REDEB, NOMORSATU UTARA – Gara-gara perkara helm, duel berdarah antar pemuda terjadi di alun-alun Kelurahan Teluk Bayur sekira 20.00 Wita, Jumat (14/1). Akibat peristiwa tersebut, tiga orang terluka.

Kapolsek Teluk Bayur, AKP Kasiyono mengatakan, kejadian bermula ketika pelaku penganiayaan MF (19) warga Bukit Makmur, Kecamatan Segah bersama kekasihnya berinisial RF (17) warga Teluk Bayur berada di alun-alun Kelurahan Teluk Bayur asik bersantai sembari mengobrol sekira pukul 19.30 Wita.

Tiba-tiba, MS (22) warga Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan dan RI (21) warga Sungai Kuyang, Kelurahan Teluk Bayur mendatangi RF dengan tujuan meminjam helm untuk digunakan ke Tanjung Batu, dan kemudian meninggalkan pelaku dan RF.

“MS ini mantan kekasih dari RF, ” Katanya, kemarin.

Tidak lama, tepatnya pukul 20.00 Wita, MS dan RI kembali mendatangi RF untuk mengambil helm yang dipinjam. Tetapi RF menolak untuk meminjaminya. MS yang tidak peduli, langsung membuka helm RF sehingga membuat ketegangan dengan pelaku.

BACA JUGA  Akhirnya Turun Level

“MS ini langsung memukul kepala pelaku dengan mengunakan helm. Kemudian di pisah oleh RF dan RI. Tapi cekcok mulut keduanya masih terjadi,” terangnya.

Usai dilerai, MS kembali terlibat keributan dengan pelaku. Karena terdesak, pelaku kemudian mengambil senjata tajam jenis pisau badik dari dalam tasnya. Tak pikir panjang, pelaku lalu mengayunkan badik ke bagian punggung, tangan dan kaki.

“Tidak hanya MS, kekasihnya RF juga terluka di bagian jari tangan yang coba melerai pelaku. Begitu juga dengan RI juga terluka di bagian jari dan bahu kanan karena mencoba melerai pertikaian,” tuturnya.

Setelah peristiwa itu, pelaku kemudian diamankan sejumlah saksi dan di bawa ke Mapolsek Teluk Bayur, untuk proses lebih lanjut.

“Saat ini pelaku sudah dilakukan penahanan, dan akan dilakukan proses lebih lanjut,” pungkasnya. ZZA/JUN

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: