Sungai Meluap, 8 Desa Terendam

 Sungai Meluap, 8 Desa Terendam

Banjir di Desa Pimping sudah mulai surut, Rabu (15/12) siang. Namun di Kecamatan Sekatak, air meluap Rabu sore. (Victor/disway)

TANJUNG SELOR, NOMORSATU UTARA – Intensitas hujan yang cukup tinggi mengakibatkan meluapnya Sungai Pimping, Uma, Bengara dan Sekatak meluap. Ketinggian air 80-150 sentimetr merendam pemukiman warga di 8 desa. Yaitu Desa Pimping Kecamatan Tanjung Palas Utara dan tujuh desa di Kecamatan Sekatak. Yakni Desa Sekatak Buji, Sekatak Bengara, Kelincauan, Meritam, Paruh Abang, Pentian, serta Kelembunan.

Banjir tersebut disebutkan rutin terjadi setiap Desember. Kepala Desa Pimping, Yancer mengungkapkan, ketinggian air di dua rukun tetangga (RT) 1,5 meter. Luapan air sungai, mulai sekira pukul 04.00 dini hari, Rabu (15/12).

“Namun sudah surut siang,” ungkapnya, Rabu (15/12).

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan, Darmawan mengatakan, kondisi banjir di Desa Pimping sudah surut. “Sungai Uma juga meluap. Personel BPBD sudah disiagakan bersama TNI/Polri di lokasi banjir untuk membantu atau evakuasi warga,” ujar Darmawan.

BACA JUGA  Lengkapi Persyaratan Polres

Selain Pimping, BPBD Bulungan memantau kondisi beberapa desa di Kecamatan Sekatak. Sebab, sungai juga meluap namun belum sampai ke pemukiman warga hingga siang.

Namun Rabu sore (15/12) sekira pukul 16.27 Wita, air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga. “Rumah warga di Desa Bengara RT 1.2 ada 100 unit terendam . Air di dalam rumah ,10-30 cm,” ungkapnya.
BPBD mengingatkan warga untuk waspada. Sebab cuaca masih mendung berawan, walau hujan sudah berhenti. (vir)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: