Siapkan Festival UMKM

Upaya Pemprov Bangkitkan Perekonomian

 Siapkan Festival UMKM Upaya Pemprov Bangkitkan Perekonomian

SALAH satu stan pelaku UMKM pada Pesta Budaya Sungai Kayan yang digelar Pemprov Kaltara, belum lama ini.(DOK)

banner pemprov

TANJUNG SELOR, NOMORSATU UTARA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bekerja sama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), akan menggelar Festival Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menyebut, pelaksanan festival itu direncanakan akan digelar pada akhir 2021 ini. “Kita koordinasikan dulu dengan Kanwil DJPb. Mudahan bisa akhir tahun ini. Nanti dijadwalkan di Tanjung Selor,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Zainal menyebut, Pemprov Kaltara akan berkomitmen pada pengembangan sektor UMKM. Pelaku UMKM, menurutnya, adalah salah satu pilar kekuatan ekonomi kerakyatan di Kaltara.

Ia juga menilai pelaksanan Festival UMKM harus digelar secara khusus. Mengingat, dalam beberapa pekan terakhir, geliat UMKM mulai meningkat dengan eksposisi yang digelar oleh pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Gelaran eksposisi UMKM itu, dinilai menguntungkan banyak pihak. Baik dari sisi konsumen sebagai penikmat, pelaku UMKM sebagai penjual, dan perputaran ekonomi secara keseluruhan. Iklim itu, menurut Zainal, harus dipertahankan.

Apalagi, sejalan dengan masuknya aktivitas industri secara masif di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi nantinya.  Sektor UMKM lokal harus dapat mengambil peluang besar pada proyek tersebut.

BACA JUGA  Kebut Pemulihan Ekonomi

“Itu jadi rencana penguatan ekonomi di tahun 2022. Bagaimana menggiatkan UMKM kita. Dan bisa sejalan dengan proyek KIPI itu,” ujar Zainal.

Ia menyebut, dengan berjalannya aktivitas pembangunannya proyek di area KIPI, akan meningkatkan perputaran ekonomi lebih baik di Kaltara. Yang juga akan berimbas pada pendapatan masyarakat.

“Bayangkan satu proyek bisa menyerap 15 ribu orang tenaga kerja. Saya yakin dua tahun ke depan, penduduk Kaltara bisa di atas 1 juta,” ujarnya.

Potensi penambahan penduduk itulah yang diharapkan dapat menambah kemajuan daerah. Dari sisi konsumen, akan bertambah. Maka produksi hasil olahan masyarakat daerah akan terserap optimal. Begitu pula dengan perputaran uang di pasar lokal. Sehingga, menumbuhkan giat ekonomi masyarakat. *

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: