Rp 17 M Digeser

Untuk Penanganan COVID-19

 Rp 17 M Digeser Untuk Penanganan COVID-19

SYARWANI (ZUHRIE/DISWAY KALTARA)

TANJUNG SELOR, NOMORSATU UTARA – Pemerintah Kabupaten Bulungan kembali melakukan refocusing anggaran untuk penanganan COVID-19. Sekitar Rp 17 miliar anggaran yang berhasil disisihkan untuk menangani pandemik virus Corona.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, refocusing dilakukan sesuai ketentuan Kementerian Keuangan. Pergeseran anggaran itu, diambil dari sejumlah kegiatan pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD). Kegiatan yang terdampak refocusing, merupakan kegiatan yang bukan skala prioritas.

“Artinya, kegiatan yang kami pangkas dananya, yakni kegiatan yang masih bisa kami lanjut di tahun berikutnya. Tapi kegiatan yang sifatnya mendesak dan harus dilaksanakan, tidak diganggu,” kata Syarwani, Selasa (9/3).

Ia juga mengatakan, akan dilakukan penguatan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro dalam waktu dekat. Dan, dirinya akan meminta setiap desa, menyisihkan 8 persen dana desa untuk PPKM mikro.

BACA JUGA  Lebih Cepat

“Dana itu nantinya untuk biaya operasional pembangunan posko, operasional petugas Satgas COVID-19 di desa, dan pembelian alat penunjang lainnya,” katanya.

Syarwani menegaskan, pelaksanaan PPKM mikro merupakan penguatan di sektor hulu, sebagai sarana pencegahannya. Hal ini akan dilaksanakan melalui kebijakan pemerintah yang ada di tingkat desa.

“Desa yang memang berbatasan langsung antarkabupaten. Seperti di Sekatak itu sangat kita butuhkan posko pemeriksaan. Makanya PPKM mikro ini sangat penting,” ujarnya. */ZUH/REI

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: