Potensi Terkendala Infrastruktur

 Potensi Terkendala Infrastruktur

BUPATI Bulungan Syarwani panen buah melon di SP 6B Desa Tanjung Buka, Rabu (8/12).(KHAJJAR ROHMAH/DISWAY)

TANJUNG SELOR, NOMORSATU UTARA – Kabupaten Bulungan memiliki potensi besar mengembangkan sektor pertanian. Selain sebagai kebutuhan pangan masyarakat lokal, juga bisa merambah ke sektor pariwisata. Dengan konsep wisata pertanian atau agrowisata.

Potensi itu, menurut Bupati Bulungan Syarwani, ada di Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Kelompok petani di sana, membentuk kawasan budi daya tanaman holtikultura semangka dan melon. Lahan seluas 3.750 meter persegi, ditanami melon dan semangka.

Kawasan itu, menurut Syarwani, bisa menjadi spot kunjungan wisata baru di Kabupaten Bulungan. Sebagai tempat wisata petik buah. Seperti yang ada di Malang atau daerah-daerah lain di Pulau Jawa.

“Bisa jadi area wisata. Sebagai kawasan penghasil buah-buahan dan tanaman pangan,” ujar Syarwani, Rabu (8/12).

Hanya saja, yang menjadi tugas besar Pemerintah Kabupaten Bulungan, adalah akses infrastruktur menuju daerah tersebut. Desa Tanjung Buka, khususnya kawasan SP 6B, adalah wilayah transmigrasi yang masih sulit dijangkau. Akses utama menuju kawasan tersebut, menggunakan jalur sungai.

“Yang paling krusial memang akses infrastruktur menuju ke tempat ini, agar lebih terjangkau,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemkab Bulungan berkomitmen membangun infrastruktur menuju SP 6B. Pihaknya juga akan menjalin koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Untuk pembangunan jalan akses darat menuju SP 6B Desa Tanjung Buka.

BACA JUGA  Prokes Diabaikan

Di samping itu, dari sisi hulu pengembangan kawasan akan terus dilakukan. Pemkab berjanji akan terus melakukan upaya pembinaan dan pemberian bantuan-bantuan. Agar sektor pertanian di kawasan tersebut bisa terus maju.

Salah satunya, dengan pemberian bantuan di sektor pertanian. Seperti bantuan hewan ternak untuk membangun sistem pertanian integratif. Yang menggabungkan sektor peternakan dan pertanian. Termasuk pengembangan subsektor pertanian lainnya. Seperti perikanan.

“Yang jelas, kita siapkan dulu hulunya. Misal, kita mau bantu beri ternak kambing, masyarakat harus siapkan dulu rumput pakannya,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada para petani di kawasan SP 6B Tanjung Buka untuk menambah variasi tanaman holtikultura lainnya. Yang cocok dengan kondisi lahan pertanian.  Agar menambah opsi pilihan tanaman pangan yang tersedia di kawasan tersebut. Selain untuk menambah variasi jenis tanaman, hal itu juga menambah pendapatan dari para petani setempat. */Krv/rei

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: