Perlu Evaluasi

 Perlu Evaluasi

MADRI PANI. (dok)

TANJUNG REDEB, NOMORSATU UTARA – Panji keberhasilan yang didapatkan Pemkab Berau tahun ini menjadi sorotan Ketua DPRD Berau, Madri Pani. Pasalnya, di tahun sebelumnya Berau berhasil meraih sebanyak 11 panji keberhasilan dan berada di posisi kedua setelah Kota Balikpapan.

“Tahun ini Berau hanya mendapatkan enam, dan Berau berada di posisi lima. Ini cukup merosot,” katanya, Selasa (11/1).

Untuk diketahui, Tahun 2021 berau hanya meraih panji di bidang kepariwisataan, ketahanan pangan, perkebunan, kesejahteraan sosial, tim Pengerak PKK berprestasi kategori kabupaten dan pembangunan kesehatan kategori kabupaten.

Sementara di tahun 2020 lalu, Berau mendapatkan 11 panji, diantaranya Bidang Kinerja Penyelenggara Pemerintahan Daerah (LPPD) Kategori Kabupaten, Bidang Pariwisata Kategori Kabupaten, dan Bidang Pembangunan Ketahanan Pangan.

Selain itu, Berau juga meraih terbaik kedua pada Bidang Kehutanan, Bidang Pendidikan, dan Bidang Kesejahteraan Rakyat.

Untuk terbaik ketiga; Bidang Perhubungan Kategori Kabupaten, Bidang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kategori Kabupaten, dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.

Merosotnya, banyak faktor yang menjadi penyebab merosotnya prestasi Berau. Salah satunya, kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), yang dinilai belum begitu maksimal dalam menjalankan tupoksinya.

Menurutnya, perlu penegasan dari kepala daerah, jika ingin prestasi Berau tahun depan lebih meningkat.

BACA JUGA  Nikah Gratis di KUA

“Bupati sudah sangat jelas memberikan instruksi agar semua OPD, dapat bekerja secara maksimal sesuai dengan tupoksinya, usai menerima panji keberhasilan kemarin. Agar OPD bisa berbenah, bekerja lebih keras, apa yang kurang, duduk dan bahas bersama,” jelasnya.

Dijelaskan Madri Pani, pada tahun lalu, merupakan suatu kebanggaan bagi Berau yang selama ini dianggap sebelah mata. Bahkan saat itu, Berau berhasil bangkit dengan mengalahkan Kota Samarinda.

Meski begitu, dirinya tidak ingin menyalahkan siapapun. Hanya saja, perlu ada perbaikan kinerja dari OPD-OPD yang harus dilakukan Pemkab Berau, jika kedepannya Berau ingin lebih baik lagi.

“Di sini tidak harus saling mengalahkan, menyalahkan. Namun perlu ada intropeksi terhadap kinerja yang dilakukan agar Berau lebih baik kedepannya,” tuturnya.

Melalui panji yang didapat, diharapkannya dapat menjadi tolok ukur kepala daerah, dalam membenahi OPD-OPD yang dinilai masih belum bekerja maksimal.

Jangan sampai kata dia, menurunnya prestasi OPD tidak disertai dengan evaluasi, sehingga dapat menjadi boomerang tersendiri bagi pemerintah daerah sendiri.

“Itu harus ada evaluasi. Agar kedepannya prestasi dapat ditingkatkan. Begitu juga dengan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. ZZA/APP

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: