Makan Kepiting Tercatat di MURI

 Makan Kepiting Tercatat di MURI

ilustrasi. (int)

banner pemprov

TANJUNG SELOR, NOMORSATU UTARA – Memeriahkan pergantian tahun, Pemerintah Provinsi Kaltara akan melaksanakan event. Yaitu makan kepiting sebanyak tiga ton. Kegiatan bekerja sama Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kaltara.

“Setelah Natal kita bikin event makan kepiting. Kepitingnya dari nelayan, dikoordinir Ketua HNSI, Haji Nur Hasan,” ungkap Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang, Jumat (10/12).

Agenda akbar itu diproyeksikan masuk dalam catatan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Gubernur belum memastikan waktu pasti pelaksanaan. Namun sebelum tahun baru atau akhir Desember 2021.

Menurut Zainal, hal itu menjadi salah satu upaya memperkenalkan potensi Kaltara. Provinsi termuda itu, kata dia, harus dikenal bukan hanya dari sisi geografisnya sebagai daerah perbatasan. Tetapi juga dikenal karena budaya dan dan perikanan. “Kita harus tunjukkan kepiting terenak itu ya dari Kaltara,” tandasnya.

Kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya mencegah masyarakat tak meninggalkan daerah saat tahun baru. Zainal Arifin Paliwang mengimbau masyarakat mengurangi mobilitas ke luar daerah. Selama periode Natal dan tahun baru.

BACA JUGA  Momentum Bangkitkan Ekonomi

Hal itu, dilakukan untuk mencegah potensi penyebaran COVID-19 gelombang ketiga. Apalagi, mutasi varian baru virus Omicron sudah mulai masuk di beberapa negara. “Kita Kaltara saja. Bikin acara sederhana. Ramaikan daerah kita,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur mengaku akan memberikan contoh kepada masyarakat. Menjamin dirinya tidak akan bepergian ke luar daerah, selama periode Nataru. “Jangan sampai saya berucap lalu saya yang meninggalkan tempat. Saya tetap di sini,” ucapnya.

Kecuali, lanjutnya, ada undangan mendesak dari kementerian atau pemerintah pusat yang tak bisa ia tinggalkan. “Tapi kalau tidak saya tetap di tempat. Meramaikan Kaltara saja dengan membuat event,” katanya. (KRV/ADV)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: