Ketersediaan Pangan Aman

 Ketersediaan Pangan Aman

Kabid Ketahanan Pangan DPKP Kaltara, Diana Risawati. (Viktor/Disway)

banner pemprov

TANJUNG SELOR, NOMORSATU UTARA – Ketersediaan dan pasokan pangan di wilayah Kaltara dipastikan aman. Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sesuai pemantauan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP).

Kabid Ketahanan Pangan DPKP Kaltara, Diana Risawati mengatakan, pihaknya mengupayakan ketersediaan pangan, terutama 11 komoditas pangan pokok terpenuhi. Seperti beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi/kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, dan minyak goreng.

“Soal harga, ada dua komoditas yang mengalami kenaikan signifikan. Yakni harga cabai. Di Kabupaten Tana Tidung mencapai Rp 150 ribu per kilogram, Bulungan dan Nunukan Rp 100 ribu,” ungkapnya, Jumat (10/12).

Dikatakan, naiknya harga cabai karena kondisi cuaca daerah penghasil, seperti Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagian wilayahnya mengalami banjir. “Kebanyakan cabai yang masuk ke Kaltara berasal dari Sulsel. Selain itu permintaan dari daerah lain juga cukup tinggi,” ujarnya.

BACA JUGA  Segera Bentuk Perusda

Mengantisipasi terjadinya lonjakan 11 komoditas pangan pokok yang menjadi perhatian pemerintah pusat, pihaknya, akan melakukan monitoring. “Nanti akan ada tim satgas pangan yang turun ke lapangan memantau stok. Jika ada distributor atau pelaku usaha yang tidak menyalurkan, kami tindak dengan melibatkan tim lainnya termasuk dari pihak kepolisian,” tegasnya.

Ia menambahkan, data Sub Divisi Regional (Divre) Bulog Tarakan menyebutkan, ketersediaan stok beras, gula pasir dan daging kerbau beku untuk kabupaten Bulungan dan Nunukan masih tercukupi. Seperti beras medium 309.915 kg (Tarakan) dan 188.718 kg (Bulungan). Kemudian, beras premium 17.305 kg (Tarakan) dan 7.790 kg (Bulungan).

“Kemudian, beras fortivit 206 kg (Tarakan), gula pasir 77.550 kg (Tarakan). Daging kerbau beku di Tarakan 13.600 kg dan 5.960 kg (Bulungan). Lalu, tepung terigu 3.500 kg (Tarakan) dan 2.450 kg (Bulungan),” pungkasnya. (vir/adv)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: