Hindari Calo dan Pungli

 Hindari Calo dan Pungli

WAKASATLANTAS AKP Sarjo menunjukkan imbauan stop pungli yang terpajang di kantornya, kemarin.(disway)

MASYARAKAT Samarinda yang akan membuat baru atau memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM), diimbau Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda, agar tidak menggunakan calo.

Karena calo akan melakukan pemanfaatan situasi, untuk meraup keuntungan pribadi dengan iming-iming terima beres. Satlantas juga menekankan untuk berantas calo dan pungutan liar (Pungli), dalam pengurusan SIM di Satpas dan STNK di Samsat wilayah hukum Polreta Samarinda.

“Dalam pengurusan berbagai surat kelengkapan kendaraa seperti SIM dan STNK, agar tidak melalui calo, serta memberikan tip pada petugas. Jika kedapatan, akan kami tindak tegas calo dan warga pemberi tip. Kami juga sudah pasang berbagai papan imbauan untuk berantas calo dan pungli,” kata Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol Wisnu Dian Ristanyo SIK melalui Wakasatlantas AKP Sarjo.

BACA JUGA  Pulau Derawan Dihantui Bencana

Tambah Sarjo, karena pungli melanggar Pasal 1 dan 2 UU Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap.

Pemberi suap, lanjutnya, juga terancam hukuman paling lama 5 tahun penjara atau denda maksimal Rp 15 juta. Dengan demikian, warga diimbau untuk tidak coba-coba bermain dengan aparat petugas.

Guna memaksimalkan pelayanan, setiap pelayanan di Satpas dan Samsat selalu diawasi oleh Provos. “Jadi kami berkomitmen melayani tanpa pungli. Jangan jebak kami dengan uang tip yang Anda berikan. Sanksinya berat,” tegas Sarjo. */hry/rei

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: