Elektabilitas Demokrat Melejit, AHY Masuk Lima Besar

 Elektabilitas Demokrat Melejit, AHY Masuk Lima Besar

(Foto: IST) / LP3ES menyampaikan hasil survei kontestasi parpol dan kandidat calon presiden, Rabu (5/5/2021).

JAKARTA, NOMORSATU UTARA – Elektabilitas Partai Demokrat terus naik. Dari hasil survei Lembaga Pendidikan, Penelitian, Penerangan Ekonomi, dan Sosial (LP3ES), partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu, berada di posisi kedua, dengan 11,2 persen.

Bahkan dari hasil survei itu, terlihat elektabilitas Demokrat telah menggeser Gerindra yang berada di posisi ketiga dengan 9 persen, Golkar (7,4 persen), dan PKS (6 persen). Sementara di posisi teratas, masih ditempati PDIP dengan 24 persen.

“Ini merupakan hasil survei Lembaga Pendidikan, Penelitian, Penerangan Ekonomi dan Sosial pada periode 8-15 April di 34 provinsi, dengan 1.200 responden dan margin of error 2,8%,” ujar peneliti LP3ES, Erwan Halil, melalui keterangannya yang diterima media ini, Kamis (6/5).

Meningkatnya elektabilitas partai berlambang bintang mercy itu, juga mendongkrak elektabilitas sang ketua umum, AHY sebagai kandidat calon presiden. Elektabilitas AHY mencapai 8,8 persen.

Melengkapi posisi lima besar, di atas AHY ada Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dengan 16,4 persen, Gubernur Jakarta Anies Baswedan (12,8 persen), dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (9,6 persen). Sedangkan posisi kelima yaitu Gubernur Jawa Barat (7,5 persen).

Saat popularitas ketua-ketua umum partai politik di Senayan dibandingkan, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, berada di urutan pertama dengan 27,6%, diikuti oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri (23,3%). Sedangkan popularitas Ketua Umum Demokrat, AHY berada di posisi ketiga dengan 21,5%, diikuti Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (6,8%), dan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto (6,1%).

BACA JUGA  Bakal Membengkak

Dikatakan Erwan, alasan responden memilih parpol tertentu, didorong oleh kebiasaan memilih partai tersebut (19,8%), visi-misi dan program partai (9,2%), peduli pada rakyat kecil (8,3%). Sedangkan untuk alasan memilih tokoh sebagai calon presiden, survei mengungkapkan faktor berani berada pada urutan pertama (9,7%), diikuti oleh pengalaman (9,3%), merakyat (7,9%), cerdas dan memberi solusi (7,5%) serta berwibawa (6,1%).

Sementara itu, karakteristik politisi yang dianggap merakyat di mata pemilih, yang paling dominan adalah membela hak-hak rakyat di parlemen sebesar 34,9%, sering melakukan dialog dengan masyarakat (26,6%), dan sering berkumpul bersama masyarakat (21,7%).

“Alasan ini pula yang tampaknya membuat Partai Demokrat melejit elektabilitasnya, mengingat AHY giat menyambangi konstituennya di daerah-daerah,” ujar Erwan. */REI

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: