Eka Sapta Terendam Banjir

 Eka Sapta Terendam Banjir

LAHAN pertanian dan rumah warga terendam banjir di Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan.(IST)

TALISAYAN, NOMORSATU UTARA – Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, masih terendam banjir sejak malam pergantian tahun 2022. Bencana alam yang dipicu tingginya intensitas hujan membuat aktivitas masyarakat lumpuh.

Kepala Kampung Eka Sapta, Syamsul Arifin menyebut, fenomena ini sempat membuat masyarakat panik. Banjir ini terparah dalam 10 tahun terakhir yang menerpa kampung eks transmigrasi di Kecamatan Talisayan. Di beberapa titik, ketinggian air mencapai 1 meter lebih.

“Kalau biasanya hanya aliran anak sungai saja, tapi kali ini naik sampai darat,” katanya, Selasa (4/1).

Lanjutnya, banjir setinggi satu meter hanya berlangsung satu hari. Meski sudah berangsur surut, sejumlah permukiman dan ladang masih terendam banjir.

BACA JUGA  Mengebut Demi Ambisi

Akibat bencana ini, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta. Pasalnya, ratusan hektare areal pertanian gagal panen akibat terendam banjir.

“Banjir kali ini menimbulkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat kami,” ungkapnya.

Pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Sebab, kejadian terjadi di luar prediksi. Pihaknya juga menenangkan warga agar tidak panik. Langkah yang bisa dilakukan bersama tetap siaga. Mengingat curah hujan masih cukup intens.

Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau sudah melakukan peninjauan ke lokasi.

“Kami akan lebih waspada jika banjir datang lagi,” pungkasnya. */IZA/JUN

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: