DLHK Setop Aktivitas PT BAA

 DLHK Setop Aktivitas PT BAA

Sudjadi (Zuhrie/Disway)

TANJUNG REDEB, NOMORSATU UTARA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) bersurat kepada PT Berau Agro Asia (BAA) yang berlokasi di Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah. Perusahaan diminta menghentikan segala aktivitas pembangunan apapun di lahan yang dikuasainya sebelum semua perizinan selesai.

Kata Kepala DLHK Berau Sudjadi, penerbitan surat teguran itu menyusul adanya aksi penolakan dari karang taruna setempat. Yang menolak adanya aktivitas pembangunan pabrik kelapa sawit, karena diduga tidak mengantongi izin.

“Apa yang menjadi aduan itu memang benar, kalau belum ada izin. Tapi mereka baru melakukan pematangan lahan belum ada pembangunan pabrik sama sekali. Warga yang resah tetap protes. Makanya kami surati,”ujarnya, Rabu (16/6).

Kendati belum mengantongi izin, saat ini masih dalam proses. Bahkan dari Dinas Penanaman Modal Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, sudah ada Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dimiliki. Termasuk juga dari Dinas Perkebunan. Dan hanya dokumen lingkungan yang belum rampung.

Meski demikian, seharusnya memang tidak diperkenankan melakukan aktivitas apapun. Meskipun hanya melakukan pematangan lahan. Karena itu masuk dalam rangkaian persiapan. Apalagi prosesnya tidak dilakukan oleh perusahaan PT BAA itu sendiri, tapi dikerjakan oleh pihak ketiga.

BACA JUGA  Marah Penugasan

“Kami juga meminta pihak perusahaan untuk segera melengkapi dokumen yang dimiliki. Dan kami akan pantau terus kegiatan mereka,”tegasnya.

Meskipun penghentian aktivitas PT BAA di lokasi pembangunan pabrik kelapa sawit miliknya telah dilakukan dan juga meminta perusahaan melengkapi perizinannya. Namun DLHK, dan juga bupati serta wakil bupati, akan melakukan dengar pendapat. Rencananya  dilaksanakan Kamis (17/6) pagi, antara PT BAA dan perwakilan masyarakat , dengan fasilitatornya pemerintah daerah.

Pertemuan ini untuk mencari jalan keluar terkait keluhan warga setempat. Sebab, keberadaan pabrik kelapa sawit ini juga merupakan investasi yang juga nantinya pasti akan mensejahterakan warga.

“Harga sawit saat ini lagi dalam kondisi baik-baiknya. Terlebih warga setempat juga banyak punya kebun plasma sawit. Tentu kalau ini berdiri akan berdampak positif. Tapi tentu pihak perusahaan juga wajib patuh dengan ketentuan,” tutupnya. */zuh/app

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: