Bergaya Supermoto, Modal Rp 4 Juta

 Bergaya Supermoto, Modal Rp 4 Juta

Yamaha WR155R yang dimodifikasi ala Supermoto.(Int)

TAK jarang, pemilik Yamaha WR155R memodifikasi motor bergaya trail itu jadi supermoto, seperti yang dilakukan pria asal Yogyakarta, Nur Said.

Nur Said bilang modifikasi WR155R menjadi supermoto lantaran mobilitas motor lebih sering digunakan di perkotaan. Di sisi lain ingin mempercantik penampilan motor.

“Saya memilih modifikasi supermoto karena ingin tampak lebih keren, tapi tetap mengedepankan safety dan fungsi, karena saya sering pakai di jalan raya,” kata Nur Said, Jumat (19/2).

Dari foto yang terlihat, perubahan paling santer terlihat pada bagian sektor kaki-kaki. Ban tahu atau off-road diganti dengan ban yang cocok untuk karakter on road, tak lupa dibarengi dengan penggunaan velg yang lebih lebar.

Pengaplikasian pilihan warna juga membuatnya tampil semakin macho dan eye catching, berkat kombinasi kelir hitam dan hitam yang dilabur menjadi satu. Tetapi tidak kalah penting, untuk mengeluarkan aura sangar pada motor, body sebaiknya jangan dibuat sepi, motif decal pun perlu jadi satu bagian.

Dalam modifikasi supermoto itu, Yamaha Yogyakarta memberikan referensi dengan mengubah tampilan WR 155 R yang terinspirasi dari tim Monster Energy Yamaha Factory MXGP. Disebutkan untuk total biaya sparepart dan aftermarket modifikasi WR 155 R Supermoto ini sekitar Rp 4.805.000.

BACA JUGA  Kondisi Wajah Ungkap Masalah Tidur

“Tingginya minat konsumen di Jogja terhadap WR 155 R membuat kami pun ingin menghadirkan modifikasi WR 155 R Supermoto ini dengan livery Monster Energy Yamaha Factory MXGP. Tanggapan dari publik pun bagus bahkan jadi referensi untuk mengubah tampilan WR 155 R mereka,” papar Johannes BMS, Chief Yamaha Jawa Tengah-DIY.

Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) belum melahirkan motor supermoto yang berbasis WR155R. Namun tidak menampik masih terdapat ceruk konsumen yang ingin bergaya supermoto langsung dari pabrikan.

“Kita survei, pengguna WR ini kalau kita lihat ada yang memang sukanya di adventure, dan sukanya di show off, dan kalau melihat trennya ini ke depan bakal booming.”

“Mereka butuh juga motor yang juga mendukung, saya yakin mereka punya kreativitas untuk memodifikasi produk-produk ini. Ya, kita lihat saja perkembangan ke depan, tapi saya yakin ke depan motor ini bisa diterima, karena motor ini mau dipakai untuk terabas, show off, mau buat supermoto, modifikasi, oke juga,” jelas Manager Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Antonius Widiantoro beberapa waktu yang lalu.DTC/APP

Berita Terkait

%d blogger menyukai ini: