Baru Lansia Penuhi Syarat

Vaksinasi Booster di Bumi Batiwakkal

 Baru Lansia Penuhi Syarat Vaksinasi Booster di Bumi Batiwakkal

Yansen Tipa Padang. (ist)

TANJUNG REDEB, NOMORSATU UTARA Setelah menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Kabupaten Berau kini sudah bisa melaksanakan vaksinasi booster atau dosis 3. Namun, baru diprioritaskan kepada para lanjut usia (lansia).

Seperti diketahui, Pemerintah Pusat mengumumkan vaksinasi booster dapat dilaksanakan mulai 12 Januari 2022 untuk seluruh kabupaten/kota. Sasarannya hanya kepada masyarakat yang berusia 18 tahun ke atas, dan sudah menerima vaksin dosis 2 dengan jangka waktu minimal 6 bulan sebelumnya.

Adapun persyaratan suatu kabupaten/kota untuk dapat melaksanakan vaksinasi booster ini, capaian vaksinasi menyentuh 70 persen dosis 1 pada non lansia dengan kategori harus ber-KTP asli daerah berdasarkan rekapan KCPPEN. Syarat lainnya adalah capaian vaksinasi untuk lansia di daerah tersebut juga harus menyentuh 60 persen pada vaksin dosis 1.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Iswahyudi menerangkan, Kabupaten Berau belum dapat melaksanakan vaksinasi booster kepada masyarakat non-lansia atau usia di atas 18 tahun.

Hal itu dikarenakan, masyarakat Kabupaten Berau yang telah tervaksin dosis 1 masih sekira 66 persen (khusus KTP Berau). Padahal, berdasarkan perhitungan total Dinkes Berau, termasuk masyarakat yang di luar KTP Berau, capaian vaksinasi sudah mencapai 76,58 persen.

Sedangkan, untuk masyarakat lansia di Kabupaten Berau yang sudah menerima vaksin dosis 1 telah mencapai 61,12 persen. Dan vaksin dosis 2 telah mencapai 51,12 persen. Sehingga, dari capaian tersebut Kabupaten Berau baru dapat melaksanakan vaksinasi booster untuk masyarakat lansia.

Lanjut Iswahyudi, pelaksanaan vaksinasi booster ini sudah disiapkan pihaknya dan sudah dibahas untuk segala teknis kegiatan tersebut. Jadi pelaksanaan vaksin dosis 3 itu, akan dijalankan bersamaan dengan pemberian vaksin dosis 1 dan dosis 2 kepada masyarakat umum.

BACA JUGA  Wacanakan Bangun Toko Tani

“Diprioritaskan untuk lansia usia 60 tahun ke atas dan sudah mendapatkan vaksin dosis 2 dari 6 bulan sebelumnya. Pelaksanaan vaksinasi booster ini sudah mulai dapat dilakukan di puskesmas dan juga di berbagai tempat penyelenggara vaksin di Kabupaten Berau. Namun, pada vaksinasi booster ini kita baru bisa berikan khusus untuk dosis Astrazaneca,” jelas Iswahyudi.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Garna Sudarsono menyatakan, jumlah masyarakat lansia yang sudah mendapatkan vaksin dosis 2 dari 6 bulan sebelumnya berjumlah 3.896 orang atau setara dengan 38,12 persen. Jadi, jumlah tersebut yang ditargetkan untuk dapat diberikan vaksinasi booster.

Sebelumnya, vaksinasi booster dilaksanakan untuk tenaga kesehatan. Namun, diungkapkannya, capaian vaksinasi booster untuk tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Berau masih belum terpenuhi. Dikarenakan masih adanya beberapa tenaga kesehatan yang memiliki pra sakit atau riwayat penyakit.

“Capaian untuk nakes itu masih sekira 80 persen. Jadi, masih ada tenaga kesehatan yang belum terjamah vaksinasi booster. Walaupun begitu, tetap pelaksanaan vaksin dosis 3 ini akan dilakukan bersamaan dengan lansia dan tenaga kesehatan sehingga sambil berjalan,” ungkapnya. */Chr/app

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: