Akan Dibangun Patung Soekarno

 Akan Dibangun Patung Soekarno

PLBN Terpadu Labang yang dibangun pemerintah di Kabupaten Nunukan. (DOK)

NUNUKAN, NOMORSATU UTAMA – Proyek pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Labang masih terus berjalan. Proyek yang dimulai sejak November 2020, dikerjakan PT Adhi Karya. Dengan sumber dana dari APBN senilai Rp 210 miliar.  Dan, ditarget selesai pada November 2022.

Kepala Konstruksi Lapangan PLBN Labang, Mildan mengatakan, saat ini, progres pembangunan pada tahap pertama, yakni pengerjaan bronjong dan retaining wall atau penahan dinding.

“Ini kami sedang lakukan segmen 1 retaining wall dan brojong. Brojong itu anyaman kawat baja berat untuk mencegah erosi dan longsor,” jelasnya kepada Disway Kaltara di lokasi proyek PLBN Desa Labang Kecamatan Lumbis Pansiangan, Sabtu (20/11) lalu.

Luas lahan pembangunan PLBN mencapai 4 hektar dengan tenaga kerja mencapai 108 orang. PLBN Labang akan dilengkapi dengan fasilitas kantor pengelola, bangunan pemeriksa, rest area, power house, mes karyawan, parkir perahu, dan kantin. Di kompleks PLBN, juga akan dibangun patung garuda dan Presiden Soekarno sebagai ikon representasi NKRI di wilayah perbatasan.

Proses pembangunan PLBN Labang cenderung berjalan lambat. Selama satu tahun berjalan, progres pembangunan baru sekitar 15 persen. Project Engineering Manager PT Adhi Karya, Syafruddin mengklaim, proses pembangunan terkendala oleh sulitnya akses menuju lokasi proyek. Belum lagi, jika komponen produksi bermasalah. Butuh waktu untuk pendatangan sparepart.

“Tantangan luar biasa, akses terbatas. Lokasi kita tidak memungkinkan untuk mendatangkan material dalam jumlah besar karena faktor angkutan dan giram sungai,” ujarnya.

BACA JUGA  Dewan Dukung PTM

Ditambah lagi dengan kondisi pandemi. Yang sedikit banyak menghambat progres pembangunan. Pihak kontraktor sempat melakukan lockdown di lokasi proyek.  Meski pengerjaan tetap jalan, namun akses keluar masuk sempat dibatasi.

Pun begitu, Syafruddin berkomitmen pihaknya akan menyelesaikan target proyek PLBN tepat waktu.

Dalam kunjungannya meninjau pembangunan PLBN Labang, Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid berharap mess karyawan yang sudah ada saat ini, nantinya bisa dihibahkan ke pemerintah daerah. Dengan begitu, pemerintah Kabupaten Nunukan bisa mengelola bangunan mess karyawan itu untuk kepentingan pemerintah daerah.

“Nanti kita lihat aturan mainnya. Memungkinkan tidak untuk dihibahkan. Kita saran saja, supaya bisa kita gunakan dan manfaatkan. Bangunan mess ini kan udah jadi. Sayang kalau nanti malah tidak terpakai,” ujarnya.

Menanggapi lambannya progres pembangunan PLBN, Laura mengaku maklum. Ia memahami betul kondisi geografis proyek PLBN Labang yang memang menjadi tantangan besar dalam proses pembangunan.

Ia hanya memohon doa dari semua pihak agar pembangunan dapat berjalan lancar. Dan akses mobilitas barang dan sarana para sarana pembangunan yang dibutuhkan dapat terpenuhi.

“Karena memang untuk menjangkau itu, kan cukup sulit. Dengan kondisi wilayah kita seperti ini. Tetapi ini kan Inpres, jadi tidak perlu khawatir. Pasti akan bisa kita wujudkan,” pungkasnya. */Krv/rei

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: